Hukumnya Puasa Bagi Ibu Menyusui? Boleh/ Tidak?
Menjalankan puasa ramadhan menyebabkan ibu menyusui mengalami
dehidrasi atau kekurangan cairan pada ibu yang menyusui eksklusif sebelum bayi
berusia enam bulan. Karena pada masa ini, ibu menyusui akan secara rutin setiap
2 – 3 jam tanpa mengenal siang dan malam. Oleh karena itu, disarankan lebih
baik puasa dilakukan setelah bayi berusia enam bulan dan menerima MPASI. Meskipun begitu, ibu
menyusui memang memerlukan banyak nutrisi untuk mendukung perkembangan dan
pertumbuhan anak. Berpuasa bagi ibu menyusui juga tidak terlalu berdampak pada
produksi ASI serta kesehatan ibu dan bayi.
Saat sahur maupun berbuka
puasa, ibu wajib mengonsumsi cairan yang cukup untuk menggantikan cairan yang
hilang saat berpuasa. Bukan cuma makanan saja yang harus diperhatikan,
ibu wajib minum air putih atau cairan yang memiliki kandungan elektrolit untuk
mencegah dehidrasi. Jika bayi anda
berada di bawah usia enam bulan, maka ia akan bergantung pada asi sebagai
asupan gizi utamanya. Jika bayi anda telah memasuki usia 6 bulan, biasanya anda
akan diperbolehkan untuk berpuasa. Karena di usia bayi ini, sudah mendapatkan
makanan pendamping asi.
1.
Mengkonsumsi makanan yang dapat
memperlancar asi
Bunda perlu mengonsumsi makanan
yang bisa mmeperlancar ASI. Makanan yang bisa memperlancar ASI ini seperti sayuran
dan buah-buahan, misalnya pepaya, jambu air, semangka, dan kecambah.
2.
Banyak Konsumsi Cairan
Pola
minum air putih yang bisa Anda terapkan yaitu 2-4-2. Artinya dua gelas saat
berbuka, empat gelas saat malam hari, dan dua gelas saat sahur. Selain minum
air putih, kamu juga bisa minum jus buah, susu dan juga teh hangat. Puasa ibu
menyusui kerap kali membuat tubuh kekurangan cairan. Hal ini bisa Anda siasati
dengan melakukan pola minum yang benar. Anda bisa mengonsumsi air putih minimal
dua liter saat waktu berbuka hingga sahur.
3.
Nutrisi Makanan Harus Dijaga
Bunda
disarankan untuk tetap makan sebanyak tiga kali dalam sehari saat sedang tidak
berpuasa. Makanan ini juga harus sesuai dengan komposisi nutrisi yang terdiri
dari 20 persen lemak, 30 persen protein, dan 50 persen karbohidrat.
4.
Jika Puasa Saat Sudah Tidak
Sanggup Maka Berhentilah
Jika anda memang sedang berpuasa
sambil menyusui, jangan memaksakan puasa bila Anda sudah tidak sanggup atau
merasa khawatir dengan kesehatan diri sendiri maupun bayi Anda. Bagaimanapun
juga, puasa ibu menyusui dapat digantikan dengan fidyah atau puasa di hari-hari
lainnya.
5.
Cukup Istirahat
Ibu-ibu yang sedang menyusui akan terasa berat, karena tubuh
seringkali terasa lemas setelah memberikan ASI. Untuk itu, Anda bisa
beristirahat yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik maupun psikis Anda agar
produksi ASI tetap baik dan lancar.

Komentar
Posting Komentar